Apa itu kapitalisme?

Apa itu kapitalisme?

Sebuah keluarga tinggal di ujung sumatera, hidup dengan serba kecukupan. Semua perlengkapan mereka punya, ingin kemanapun mereka mampu. Tak ada keluhan tentang keuangan, tuan nya sudah memberi fasilitas untuk kebutuhan sehari-hari. Lalu pada suatu hari rumah mereka kedatangan seorang tamu.

Sebelum sampai di depan pintu, keluarga si pemilik rumah sudah tahu kalau ada seorang anak muda sedang menuju ke rumahnya. Kira-kira 20 meter halaman rumah keluarga itu, sehingga sangat mudah untuk tahu kalau seandainya akan ada maling yang berniat ingin mencuri di rumah nya.

Sampai di depan pintu anak muda itu mengucapkan salam, lama dia berdiri begong sambil menunggu orang rumah datang. Dan akhirnya sesaat kemudian karna beberapa kali sudah dia mengucapkan salam  terdengarlah dari sudut jauh rumah ada orang menjawabnya. sesaat kemudian keluarga pemilik rumah muncul di depan anak muda.
tercenggang pemuda itu melihat si keluarga pemilik rumah wajahnya ingin sekali berkata “buat apa datang kemari, cari sumbangankah?” begitulah seumpama raut wajah si pemilik rumah terhadap pemuda itu.

Melayang-layang pikirnya sudah dapat  ditebak bahwa rumah yang lagi di datangi terpampang sudah aturan-aturannya walaupun tak buat dinding yang menjelaskan tentang aturan itu.

Tanpa basa-basi keluarga pemilik rumah Langsung bertanya kepada si pemuda, maksud dan tujuan kedatangannya kerumah si pemilik rumah itu. Dengan wajah santai pemuda itu menjawab santai perntayaan “saya ingin berkunjung” dalam hati pemuda itu pernyataan yang cocok untuk di jawab karna memang si pemilik rumah adalah satu kader pantai politik untuk daerahnya. Pemuda bercerita perkembangan ekonomi saat ini dengan keluarga pemilik rumah tanpa malu-malu dan menanyakan soal keberhasilan si keluarga pemilik rumah.

Walaupun dari awal kedatangan pemuda itu sudah tahu bahwa kedatangan nya tidak diharapkan dia tetap menceritakan hal-hal yang dia ketahui kepada si keluarga pemilik rumah.  Sampai dia akhirnya pun pamit dari rumah yang di datanginya.

Sedikit gambaran tentang munculnya kapitalisme. bahwa memang capitalism tidak hanya berbicara tentang sebuah system ekonomi yang besar ataupun sebuah intitusi yang menekankan pada peran modal dalam produksi barang untuk pemenuhan hidup tapi juga bermula dari sekelompok kecil masyarakat yang kemudian tumbuh berkembang menjadi intitusi ekonomi dunia.

Mereka hidup jauh dari “persahabatan”, mereka hidup jauh dari “cinta”, Selalu takut akan kekurangan.

Sampai pada hari kemudian orang seperti Ayn Rand (1970), menamai kapitalisme adalah Suatu sistem sosial yang berbasiskan pada pengakuan atas hak-hak individu, termasuk hak milik di mana semua pemilikan adalah milik privat.

Meulaboh, 12 November  2014

Islam, Sosialis, Liberalis

Islam, sosialis, liberalis. Pilihan dalam mencapai tujuan hidup yang lebih baik dan kesejateraan. Mungkin kalau harus memilih salah satu di antara pilihan di atas pasti akan muncul Islam sebagai pemenang nya jika dilihat dari konsep hidup rakyat Aceh yang mayoritasnya beragama islam.

Islam, bermodal kejujuran (dalam mengikutinya), menghidupkan pasar (dagang) untuk melakukan kegiatan ekonomi.

Bagi saya menjadikan islam sebagai ketentuan hidup sangat menarik untuk di diskusikan oleh orang-orang yang selama ini peduli terhadap kondisi yang terjadi di Aceh, karna jika kita melihat sejarah perkembangan islam, ada masa-masa yang menunjukan kejayaan saat islam itu dijadikan sebagai pedoman hidup dalam masyarakat.

Dalam kesepatan diskusi saya pernah menawarkan pemikiran-pemikiran tentang penyelesaiaan kesejataraan masyarakat. sosialis, komunis, liberalis dan islam, perserta diskusi mengatakan bahwa islam paling sempurna diantara pilihan tersebut. Dari pernyataan saya langsung bertanya bagaimana tentang perwujudan zakat dalam islam, dari pertanyaan itu pecahlah diskusi kajian zakat yang sebenarnya, karna jika dilihat dalam kontek aceh sendiri sangat banyak orang-orang kaya, ada banyak perusahaan milik pribadi. Lalu kenapa rakyat aceh tidak sejahtera?

Di aceh sendiri sudah sejak awal masuknya islam memang sudah menunjukan kemajuannya mulai dari kesultanan Aceh itu berdiri. Namun dengan perkembangan waktu yang akhirya masuk pemahaman faham barat yang dimulai sejak kedatangan portugis, belanda, spanyol, inggris. Kehidupan pada masa islam terisi dengan penuh kekeluargaan bergesar ke individual.

Akibat dengan kondisi ini sehingga berbagai bentuk permasalahan baru dalam masyarakat muncul yang pada akhirnya islam tidak lagi dianggap sebagai obat penyebuhan diri bagi setiap pemeluknya.

Sosialis, dari perkembangan sejarah masyarakat liberalis yang ternyata tidak menjadikan faham itu sebagai sebuah solusi yang tepat dalam menyelesaikan tujuan yang sedarhana yang akhirnya muncul faham sosialisme. Sosialisme adalah paham yang bertujuan mengubah bentuk masyarakat dengan menjadikan perangkat produksi tidak lagi dikuasai oleh segelintir orang tapi dikuasai oleh Negara, dalam perngertian pembagian hasil yang dikuasai oleh Negara akan diserahkan secara merata disamping pembagian lahan kerja dan bahan konsumsi secara menyeluruh kepada seluruh masryarakat dalam Negara tersebut. Namun dalam sosialisme setiap individu harus berusaha untuk mendapatkan layanan yang layak untuk kebahagiaan bersama, karena pada hakikatnya, manusia hidup bukan hanya untuk bebas, tapi juga saling menolong atau sesama manusia. Sosialisme yang kita kenal saat ini Sosialisme sebenarnya telah lahir sebelum dicetuskan oleh Karl Marx. Orang yang pertama kali menyuarakan ide sosialisme adalah Francois Noel Babeuf, pada abad 18. Kemudian muncul tokoh lain seperti Robert Owen di Inggris, Saint Simon dan Fourier di Perancis. Mereka mencoba memperbaiki keadaan masyarakat karena terdorong oleh rasa perikemanusiaan

Karl Marx juga mengecam keadaan masyarakat di sekelilingnya,  Karl Marx  melihat rakyat kelas bawah seringkali menjadi pihak yang selalu dirugikan sehingga tujuan sederhana kesejahteraan yang diinginkan oleh setiap masyarakat tidak terpenuhi.

Dari  setiap perkembangan nya bahwa memang setiap ideologi politik mempunyai dampak besar bagi kehidupan manusia. Liberalisme dan kapitalisme manusia hidup berkompetisi dalam kebebasan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, dan negara tidak boleh mencampuri hidup pribadi warga negaranya, namun di sisi lain, rakyat kelas bawah akan menjadi dampak yang dirugikan.

Sedangkan sosialisme lebih mementingkan kesejahteraan yang merata bagi rakyatnya, dengan mengorbankan hak milik pribadi warga negaranya.

Liberalis, benar bahwa setiap anak itu terlahir dalam keadaan merdeka, tanpa satu ikatan pun yang mengikatnya bentuk kebebasan itu  hidup dengan proses berkembangnya seorang anak hingga tumbuh menjadi besar dan mempengaruhi pola hidup bermasyarakat atau politik dalam masyarakat. Bentuk kebebasan dalam politik pada masa ini adalah penerapan demokrasi di Athena dan roma. Tetapi kemunculan liberalisme sebagai sebuah faham politik pada akhir abab 17.

Liberalisme berasal dari kata liberalis yang berarti bebas. Dalam faham politik ini liberalism individu, tidak ada pembatasan kekuasaan, dan menghidupkan pasar. Karena itu liberalisme dan kapitaslisme dapat dilihat sebagai ideology yang sama.
Jika merujuk pada tulisan awal tentang hidup yang lebih baik sebenarnya tidak akan memunculkan perdebatan yang sangat panjang, dan tak perlu menilai bahwa yang belum menjadi pikiran kita itu sangat buruk, kita hanya perlu menbaca teori dan membandingkan pilihan kita karna beruntungnya kita masih ada contoh Negara yang lebih mewujudkan kehidupan yang lebih baik dan tidak akan menimbulkan banyak masalah dalam Negara tersebut. Tapi semuanya pilihan yang sudah menjadi ketentuan atau disepakati tentu mempunyai dampak positif dan negative.

Meulaboh, 11 November 2014.

Ringkasan Ideologi Anarkisme, Sosialisme, Komunisme, Liberalisme, Dan Kapitalisme

Ringkasan Ideologi Anarkisme, Sosialisme, Komunisme, Liberalisme, Dan Kapitalisme
1. Ideologi anarkisme

Anarkisme sebenarnya berasal dari kata Yunani anarchy, yang secara harfiah berarti “tidak mempunyai pemerintahan”. Ideologi anarikisme ini berkaitan dengan Mikail Bakunin, yang terlahir dari keluarga aristocrat Rusia, tetapi kemudian dia percaya bahwa kebebasan individu yang sepenuhnya hanya bisa diwujudkan setelah negara dan lembaga – lembaga pendukungnya dihancurkan.
Paham anarkisme ini mengajarkan bahwa satu – satunya wewenang yang mempunyai kekuatan moral dan keabsahan adalah wewenang oleh setiap individu diberikan kepada dirinya. Tak seorang pun bisa dipaksa untuk melakukan suatu tindakan kecuali tindakan yang berasal dari dirinya sendiri. Pembuatan peraturan dan kebijakan adalah hak istimewa setiap individu, karena merekalah yang mempunyai kepentingan dan kebutuhan. Setiap warga negara adalah pengatur dirinya sendiri, merupakan ciri yang paling lebar dari kaum anarkis.
Jelas bahwa anarkisme menentang setiap pengekangan kelembagaan yang membahayakan kebebasan individu. Semua lembaga yang membahayakan kebebasan individu seperti lembaga keagamaan, kapitalisme, hak milik pribadi, dan negara harus dihapuskan. Penekanan dalam pemikiran kaum anarkis tidak pada kekerasan dan tindakan langsung melainkan pada pendidikan dan kesadaran umum akan sifat nyata manusia.
Sejauh masih ada organisasi, anarkisme akan terus mendesak asosiasi – asosiasi warga negara yang bebas dan spontan. Dengan demikian menurut kaum anarkisme tatanan sosial yang paling tinggi dan yang paling bermoral, sesungguhnya berasal dari setiap orang yang mempunyai pengertian yang besar ke saling ketergantungan kepada orang – orang lain. Dan kebebasan serta keleluasaan dalam saling ketergantungan merupakan satu – satunya sumber wewenang yang sah bagi diri individu. Bisa dikatakan selain memiliki kebebasan individu ala liberalisme, kaum anarkisme juga menganut kebersamaan dan kesetaraan ala sosialisme, bisa dikatakan anarkisme merupakan penggabungan dua ideologi yang sebenarnya bertolak belakang tersebut.

2. Sosialisme dan Komunisme

Sosialisme boleh dikatakan tidaklah lebih spesifik dari cap yang dipakai dalam politik. Sebagian karena kata sosialisme kerap digunakan untuk menunjukkan setiap ideologi kiri dari liberalisme dan konservatisme. Karena itu sosialisme bisa dikelompokkan dengan anarkisme dan komunisme. Jadi, sosialisme dapat diartikan sebagai kemasyarakatan (pandangan hidup) tertentu yang berhasrat menguasai sarana-sarana produksi serta pembagian hasil produksi secara merata.
Pemikiran sosialisme dipengaruhi oleh Karl Marx, dimana kekuatan yang menentukan berasal dari milik sosial (digunakan untuk memajukan kesejahteraan umum), ciri – ciri ekonomi yang utama kepemilikan negara atas alat – alat prduksi dan perencanaan ekonomi, organisasi politik dari pemerintah pusat yang kuat berdasarkan kekuasaan mayoritas (kediktatoran proletariat), ciri sosial yang utama adanya ketimpangan rendah berdasarkan jasa dan fungsi ekonomi. Masih menurut Marx demokrasi dan perikemanusiaan yang mengilhami sosialisme tidak akan bisa tercapai sebelum kapitalisme berkembang sepenuhnya dan semua potensi ekonomi dan akibat sosial kapitalisme terwujud. Dalam membahas sosialisme tidak dapat dilepaskan dengan istilah Marxisme-Leninisme karena sebagai gerakan yang mempunyai arti politik, baru berkembang setelah lahirnya karya Karl Marx, Manifesto Politik Komunis (1848). Dalam bukunya Karl Marx memakai istilah “sosialisme” dan ”komunisme” secara bergantian dalam pengertian yang sama. Seiring perkembangan waktu Lenin dan Stalin berhasil mendirikan negara dengan berlandaskan komunisme.
Ideologi komunisme dan anarkisme memiliki kesamaan di antara keduanya yaitu mempunyai cita – cita persamaan sosial, ekonomi, dan politik, karena persamaan dasar ini dipahaminya penting bagi kebebasan individu. Persamaan mutlah sama dengan kebebasan mutlak. Setiap pemerintahan yang mengesampingkan tuntutan cita – cita ini adalah tidak sah. Namun bedanya dengan anarkisme, komunisme masih menganggap bentuk organisasi politik masih akan tetap diperlukan. Tetapi keabsahannya terletak pada persetujuan yang diberikan secara bebas dan partisipasi penuh anggota masyarakatnya.
Bagi kaum komunis, pemilikan pribadi tak dapat tidak akan membawa ketimpangan sosial, ekonomi, dan politik jika kekayaan dan status sosial tidak terbagi secara rata, kekuasaan politik juga akan demikian. Dimana ada ketimpangan, pasti disana ada segelintir orang yang memeras dan menindas orang banyak, karena itu persyaratan paling penting bagi kebebasan individu adalah persamaan ekonomi. Ciri sosial yang utama yaitu tidak adanya pembagian kelas apapun ketimpangan yang ada adalah berdasarkan perbedaan dalam tempramen kreatif.

3. Liberalisme dan Kapitalisme

Liberalisme adalah suatu paham yang menghendaki adanya kebebasan individu dalam segala bidang. Menurut paham ini titik pusat dalam hidup ini adalah individu. Karena ada individu maka masyarakat dapat tersusun dan karena individu pula negara dapat terbentuk. Oleh karena itu, masyarakat atau negara harus selalu menghormati dan melindungi kebebasan kemerdekaan individu. Setiap individu harus memiliki kebebasan kemerdekaan, seperti dalam bidang politik, ekonomi, dan agama.
Liberalisme sendiri lahir pertama kali ketika dikobarkan oleh kaum Borjuis Prancis, pada abad 18 sebagai reaksi protes terhadap kepincangan yang telah berakar lama di Prancis. Golongan Borjuis mengajak seluruh rakyat untuk menentang kekuasaan raja yang bertindak sewenang-wenang dan kaum bangsawan dengan berbagai hak istimewanya guna mendapatkan kebebasan berpolitik, berusaha, dan beragama. Gerakan ini diilhami oleh pendapat Voltaire, Montesquieu, dan J.J. Rousseau. Gerakan liberalisme akhirnya meningkat menjadi gerakan politik dengan meletusnya Revolusi Prancis. Selanjutnya, lewat kekuasaan Napoleon Bonaparte, paham liberal ini disebarluaskan ke negara-negara Eropa melalui semboyan liberte, egalite, dan fraternite.
Pada bidang ekonomi ini kaum liberal menghendaki tiap-tiap individu harus memiliki kebebasan berusaha, memilih mata pencaharian yang disukai, mengumpulkan harta benda , dan lain-lain. Pemerintah tidak boleh ikut campur tangan karena masalah itu masalah individu. Semboyan kaum liberal ialah laisser faire, laisser passer, le monde va de luimeme, artinya produksi bebas, perdagangan bebas, dunia akan berjalan sendiri.
Dari paham kebebasan ini lahirlah suatu paham yang dinamakan kapitalisme. Kapitalisme merupakan suatu paham yang meyakini bahwa pemilik modal bisa melakukan usahanya untuk meraih keuntungan sebesar-besarnya. Demi prinsip tersebut, maka pemerintah tidak dapat melakukan intervensi pasar guna keuntungan bersama, tapi intervensi pemerintah dilakukan secara besar-besaran untung kepentingan-kepentingan pribadi. Beberapa ahli mendefinisikan kapitalisme sebagai sebuah sistem yang mulai berlaku di Eropa pada abad ke-16 hingga abad ke-19, yaitu pada masa perkembangan perbankan komersial Eropa di mana sekelompok individu maupun kelompok dapat bertindak sebagai suatu badan tertentu yang dapat memiliki maupun melakukan perdagangan benda milik pribadi, terutama barang modal, seperti tanah dan manusia guna proses perubahan dari barang modal ke barang jadi.

4. Perkembangannya di Abad 20 Sekarang

Pada abad ke – 20 ini ideologi – ideologi besar di dunia didominasi oleh ideologi liberalisme, kapitalisme, dan demokrasi. Ideologi – ideologi ini sukses disebarluaskan oleh negara seperti Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis. Mengatasnamakan hak asasi manusia ideologi – ideologi ini sangat popular di dunia hingga saat ini, bahkan negara Indonesia sendiri yang sebenarnya menganut ideologi pancasila pada perjalanannya juga terpengaruh ideologi liberalisme, namun disisi lain pancasila juga menyerap apa – apa yang ada di ideologi sosialisme. Namun bukan berarti pancasila seperti idelogi anarkisme, karena pancasila tetap mengakui adanya organisasi yang bersifat mengatur kehidupan bernegara.
Dari negara – negara di dunia ini hanya beberapa negara saja yang masih memegang teguh ideologi sosialisme dan komunismenya, sebut saja Cina, Korea Utara, Kuba. Cina merupakan cerminan bagaimana ideologi sosialisme itu begitu sukses diterapkan. Kesetaraan ekonomi begitu tercipta, komoditas ekonomi dan pasaran dunia semuanya termasuk Indonesia menjadi pasaran ekspor barang – barang Cina yang dikenal murahnya. Meskipun negara sosialisme di era sekarang juga menemukan tantangan yang tidak sedikit, kemajuan teknologi dan pola pikir manusia bisa merorong sistem tatanan di negara itu sendiri, bagaimana Cina telah pernah mengalami gejolak oleh warganya karena minimnya hak politik dan bersuara mereka. Di sisi lain Rusia yang dulunya merupakan negara awal pencetus ide sosialisme dan komunisme pada prakteknya sekarang lebih cenderung luwes, meskipun disana paham – paham komunisme dan sosialisme masih memiliki nafas kuat, namun sekali lagi kebutuhan manusia di era modern membuat Rusia juga perlahan menjadi negara yang terbuka.
Lalu dimana posisi paham anarkisme saat ini? Secara kasat mata ideologi ini sudah tidak tampak lagi, kesadaran masyarakat akan arti sebuah negara merupakan menyebabnya, namun benih – benih itu tentu masih ada, seperti contoh kasus kerusuhan di London dan Inggris Agustus lalu. Namun kepekaan masyarakat membuat penganut paham anarkisme harus berhadapan dengan masyarakat itu sendiri sebelum berhadapan dengan negara.
Paham demokrasi sudah menjadi tren di negara – negara dunia, apalagi negara – negara dengan skala yang kecil dan baru merdeka karena perkembangan teknologi, ilmu pengetahuan, dan informasi di era global ini tak bisa terbantahkan. Hal itulah yang membuat ideologi – ideologi yang bersifat “bebas” lebih menjual dibandingkan yang bersifat satu komando atau dikenal dengan istilah “sosialis”. Namun dibalik itu semua tidak ada ideologi yang tidak mempunyai kelemahan, ideologi liberalis tanpa sosialis fatal akibatnya, begitu pun ideologi sosialis tanpa liberalis juga bisa dianggap tidak memanusiakan manusia. Jadi, pada intinya mana yang terbaik dan nilai positif itulah yang kita ambil dari ideologi – ideologi tersebut yang dapat diterapkan di Indonesia dan diasimilasikan dengan pancasila.

Ekonomi adalah Kita

Kehidupan ekonomi yang serba bersifat kekeluargaan sudah dikenal sejak nenek moyang bangsa Indonesia. Berawal dari kehidupan ekonomi yang merupakan perekonomian tertutup, yaitu semua kebutuhan dipenuhi dengan menghasilkan sendiri, berkembang menjadi pemenuhan kebutuhan bersama dengan dikerjakan secara gotong-royong dan penuh kekeluargaan.

Berkembangnya kehidupan peradaban manusia mengakibatkan bertambahnya kebutuhan sehingga tak mampu mencukupinya sendiri, terjadilah tukar-menukar innatura, dan berkembang menjadi jual beli dengan perantaraan uang sehingga menimbulkan pasar di mana merupakan tempat bertemunya pembeli dan penjual.

Kehidupan ekonomi nenek moyang bangsa Indonesia yang bersifat gotong royong dan kekeluargaan tersebut tergeser oleh pengaruh asing yang bersifat individualis sejak abab ke-13 yaitu masuknya para pendagang dari portugis, spanyol, inggris dan belanda, yang membawa tata perekonomian liberal dari eropa.

Tata perekonomian liberal merupakan  system ekonomi yang memberikan kebebasan kepada masing-masing individu untuk mencapai kemakmurannya. Ciri system liberal ada pemberian kebebasan untuk berusaha, bersaing, berunding, memiliki alat produksi, dan pemerintah tidak ikut campur tangan di bidang ekonomi. System ekonomi ini pernah diterapkan di Indonesia pada masa penjajahan belanda dan inggris.

Tahun 1959-1965 pemerintah kembali ke UUD  1945 pasal 33 di mana Indonesia menerapkan system ekonomi sosialis yaitu system ekonomi yang menghendaki kemakmuran masyarakat yang merata dan tidak ada penindasan/penghisapan ekonomi. Perekonomian dipegang oleh pemerintah, inisiatif dan hak milik atas alat produksi diakui tetapi penggunaannya dibatasi, monopoli pemerintah di bidang ekonomi yang menyangkut rakyat banyak, Dan produksi disesuaikan dengan kebutuhan daya beli rakyat.

Tahun 1966 orde baru yang menghendaki kembali kepada permurnian pancasila dan UUD 1945, dengan system perekonomian sesuai dengan pasal 33 . pada kenyataannya yang terjadi karena pemerintah sangat otoriter maka hanya manghasilkan konglomerat-konglomerat dari sekolompok orang tertentu yang mengedalikan perekonomian Indonesia. Maka terjadilah krisis moneter, krisis ekonomi, krisis di semua bidang kehidupan sehingga melahirkan gerakan reformasi yang merombak tata pemerintahan bangsa Indonesia.

Kemakmuran manusia baik sebagai individu maupun sebagai bangsa, hanya diperoleh apabila semua kebutuhan hidupnya terpenuhi baik lahir maupun batin. Keinginan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya itulah yang mendorong manusia secara terus-menerus melakukan kegiatan ekonomi. Kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh satu pihak dengan pihak lain saling berkaitan dan saling mempengaruhi. Misalnya, apabila produsen semen menaikan harga maka harga perumahan akan ikut naik. Kenaikan harga perumahan pada gilirannya akan menyebabkan konsumen tidak mampu membeli, yang berarti kebutuhan hidupnya tidak terpenuhi dan kemakmuran tidak tercapai.

Itulah ekonomi dengan berbagai kegiatan ekonomi yang saling berkaitan dan mempengaruhi apabila tidak diatur bisa menyebabkan hal yang tidak diinginkan, terjadi persaingan tidak sehat, pihak yang kuat menindas yang lemah, dan sebagainya.

Tak jumpa bupati pendemo blokir jalan

mahasiswa kecawa terhadap kelakuan pemerintah Aceh barat yang sama sekali tidak memperhatikan keinginan dari masyarakat yang menuntuk tentang tindakan PT Mifa bersaudara yang menurut tinjaun dari kawan-kawan mahasiswa sudah mencemari udara daerah kampung yang di lewati oleh mobil pengakutan batu bara sehingga dengan kejadian itu mahasiswa memutukan untuk melakukan aksi pemblokiran jalan, namun sampai hari ini sudah dua hari berjalan nya aktivitas pemblokiran jalan tidak ada tanggapan positif dari pemerintah aceh barat. http://aceh.tribunnews.com/2014/09/19/tak-jumpa-bupati-pendemo-blokir-jalan

Pikiran Saya

Kenaikan harga BBM yang merupakan salah satu kemenangan terbesar  para pemodal Indonesia dan itu berarti akan berspekulasi pada kelaparan rakyat Indonesia.  Minyak yang mahal, kemudian di setiap wilayah dari Negara Kesatuan Republik Indonesia yang upah-upah para pekerja yang sangat murah, berbicara secara umum kebijakan pemerintah Indonesia menaikan harga BBM ini sama sekali tidak menghasratkan untuk mengubah kondisi rakyat Indonesia ke arah yang lebih baik.

Yang harus dipahami jika di Indonesia harga minyak mahal dalam pengertian Indonesia menjadi sesuatu yang dipandang sebagai sebuah hinaan bagi rakyat, karna dengan berbagai komposisi hasil bumi yang ada di dalam negeri ini sudah lebih cukup beberapa generasi untuk dapat hidup dan merasakannya hasil alamnya. Rakyat jangan melihat pada BLSM adalah suatu keberhasilan atau pengorbanan yang dilakukan oleh pemerintah terhadap umumnya rakyat Indonesia  apalagi BLSM hanya berlaku hanya 4 saja, bila kita melihat komposisi hasil bumi yang ada dalam negeri ini pemerintah sama saja dengan mereka yang terburuk dan kaum munafik yang paling tidak tahu malu.

Yang terjadi di Indonesia hari ini adalah setiap segala sesuatu sangat bergantungan pada pasar modal asing, kenaikan BBM ialah salah satu bukti nyata dari pasal modal tersebut.

Jika gaji atau upah bulanan yang di dapatkan dari hasil kerja oleh seseorang minimal Rp. 1.550.000 per bulan, maka dalam faktanya upah itu hanya bisa mencukupi satu bulan yang telah lalu sementara bulan selanjutnya nasibnya akan terkantung-kantung, posisi ini umumnya rakyat mempunyai kondisi yang sangat buruk apalagi dengan disebabkan kondisi baru yang akan terjadi selanjutnya, yaitu mahalnya kebutuhan-kebutuhan kehidupan sehari-hari yang paling langsung di terima oleh rakyat Indonesia.

Dalam masalah ini, bagaimana jika itu terjadi secara terus menerus, Indonesia mempunyai catatan penting tentang beberapa  kenaikan harga BBM yang katanya mereka itu “untuk menstabilkan APBN Negara” tapi dalam kenyataan rakyat Negara ini sama saja, malahan pernahkah kita bayang kan betapa hari ini rakyat Indonesia di Cap “Rakyat Miskin”.

Yang anehnya, Pemerintah dengan bangganya men-lebelkan rakyat kita itu “Miskin” tampa ada pikiran berdosa sama sekali, yang mereka-mereka itu hidup dalam kemewahan.

Dengan kenaikan harga BBM akan menjadi keuntungan yang berlipat bagi para pemodal Di Indonesia, apalagi upah-upah atau hasil kerja yang harus di bayar per bulan  dengan nilai yang sangat rendah, semua keuntungan akan kembali ke pemodal, sehingga modal akan menjadi lebih banyak lagi di dapat dari hasil produksi yang dikonsumtif oleh rakyat Indonesia .

Apa katanya lagi “pemerintah tidak cukup uang”, pernah di Tanya kenapa tidak cukup uang ?

Sudah lah, pada faktanya rakyat sudah tahu kalau perekonomian Indonesia itu bergantungan pada modal asing, Indonesia setiap hari dikuras sumber daya alamnya, contohnya  di Papua, ada tambang emas dan perak yaitu Freeport, dari 230 juta lebih rakyat Indonesia harus puas menerima hasilnya 1% saja, lalu mereka (pihak asing) sudah jelas 99% dibawa pulang ke negerinya, orang awam sekalipun akan mengatakan rakyat Indonesia itu akan miskin dengan kondisi seperti itu, lalu bagaimana tidak miskin ?

minyak naik, harga barang kebutuhan kehidupan sehari-hari juga naik, akibatnya  sebagian rakyat terpaksa mencuri, menculik, merampok dan sebagainya untuk mendapatkan uang.

Rakyat jangan dikecohkan oleh BLSM, segala bentuk sandiwara atau hiburan konpensasi yang ditawarkan oleh perintahan, semua itu hanyalah doktrin untuk “memanjakan rakyat” dan mereka semua sangat berniat supaya rakyat Indonesia melupakan masalah yang sangat penting dalam persoalan hari ini.

Pada waktu lain pemerintah akan mengatakan bahwa bangsa Indonesia ini umumnya “pemalas”, pernah di tanya kenapa menjadi pemalas ?

Mayoritas rakyat Indonesia pada masa orde baru itu hanya lulus SMA saja, salah satu penyebab dari masa itu pemerintah tidak sanggup membayar pendidikan yang mahal [versi bank Dunia]. Hal ini sudah tentu akan berdampak pada pekerjaan, singkatnya susah mencari pekerjaan,  bagaimana terjadinya ?

Dalam waktu 30-an tahun terakhir industry mengalami suatu perkembangan terbesar, upah-upah jatuh dengan begitu cepat, mesin-mesin mengantikan kerjanya manusia, kerja manusia tidak dihargai dan sampai sekarang malahan itu terjadi! Pengangguran di mana-mana setiap tahun semakin bertambah, saya tidak melihat bahwa kemalasan penyebab dari nasib mereka, dalam faktanya pemerintah tidak pernah berusaha bahwa rakyat miskin mampu/percaya bahwa dirinya dan karyanya lebih dari pada mesin-mesin industry. Demikianlah, dari satu sisi rakyat hari ini sedang digerogoti dengan cara-cara yang licik, dengan mengendalikan kenaikann harga BBM, Di sisi lain akan banyak adanya pelanggaran-pelanggaran, yang pelanggaran itu sendiri dengan maksud akan menciptakan banyak uang.

Pemerintah Indonesia hari ini sedang di dikte oleh modal menyerahkan kekayaan alam Indonesia , menaikan harga minyak yang menyengsarakan rakyat Indonesia, sepertinya itu sudah tidak sehat lagi ? harus diakui, terlihat sudah lama pemerintahan Indonesia mengkhayal ingin mensejahterakan rakyat dengan menggunakan berbagai modal pinjaman dari pihak asing.

Jelaslah, mereka berusaha bersikap pura-pura bahwa dengan kenaikan BBM ekonomi Indonesia akan pulih/maju walaupun kenaikan harga yang ditawakan oleh pemerintah sama sekali tidak mengguntungankan bagi rakyat Indonesia singkatnya hasil tidak memandai.

Naga Sabang Dan Dua Raksasa Seulawah

Pada suatu masa saat pulau Andalas masih terpisah menjadi dua pulau yaitu pulau bagian timur dan pulau bagian barat, kedua pulau ini di pisahkan oleh selat barisan yang sangat sempit, diselat itu tinggalah seekor nagabernama Sabang, pada masa itu di kedua belah pulau tersebut berdiri dua buah kerajaan bernama Kerajaan Daru dan Kerajaan Alam. Kerajaan Daru di pimpin oleh Sultan Daru berada di pulau bagian timur dan kerajaan Alam di pimpin oleh Sultan Alam berada dipulau bagian barat. Sultan Alam sangat Adil dan bijaksana kepada rakyatnya dan sangat pintar berniaga sehingga kerajaan Alam menjadi kerajaan yang makmur dan maju. Sedangkan Sultan Daru sangat kejam kepada rakyatnya dan suka merompak kapal-kapal saudagar yang melintasi perairannya.


Sudah lama Sultan Daru iri kepada Sultan Alam dan sudah sering pula dia berusaha menyerang kerajaan Alam namun selalu di halangi oleh Naga Sabang, sehingga keinginannya menguasai kerajaan Alam yang makmur tidak tercapai.

Maka pada suatu hari dipanggilah penasehat kerajaan Daru bernama Tuanku Gurka, “Tuanku Gurka, kita sudah sering menyerang Kerajaan Alam tetapi selalu di halangi oleh naga Sabang, coba engkau cari tahu siapa orang yang bisa mengalahkan Naga itu”, perintah Sultan Daru.

“Yang mulia, Naga Sabang adalah penjaga selat Barisan, kalau naga itu mati makan kedua pulau ini akan menyatu karena tidak ada makhluk yang mampu merawat penyangga diantara kedua pulau ini selain naga itu”, jelas Tuanku Gurka.

“Aku tidak peduli kedua pulau ini menyatu, aku ingin menguasai kerajaan Alam”, jelas Sultan Daru.

“Ada dua raksasa bernama Seulawah Agam dan Seulawah Inong, mereka sangat sakti”, kata Tuanku Gurka.

“Seulawah Agam memiliki kekuatan yang sangat besar sedangkan Seulawah Inong mempunyai pedang geulantue yang sangat cepat dan sangat tajam”, tambah Tuanku Gurka.
Maka tak lama kemudian datanglah kedua raksasa tersebut menghadap Sultan Daru untuk menyampaikan kesangupan mereka bertarung menghadapi naga Sabang. Tak lama kemudian dikirimlah utusan kepada naga Sabang untuk memberi tahu bahwa kedua raksasa itu akan datang bertarung dengannya.

Naga Sabang sedih mendengar berita tersebut dan segera menghadap Sultan Alam, ” Sultan Alam sahabatku, sudah datang orang suruhan Sultan Daru kepada ku membawa pesan bahwa dua raksasa Selawah Agam dan Seulawah Inong akan datang melawanku”, Jelas sang Naga kepada Sultan Alam.

“Mereka sangat kuat, aku khawatir akan kalah”, kata sang Naga.

“Kalau saja aku terbunuh maka kedua pulau ini akan menyatu, bumi akan  berguncangan keras dan air laut akan surut,  maka surulah rakyatmu berlari ke gunung yang tinggi, karena sesudah itu akan datang ie beuna, itu adalah gelombang yang sangat besar yang akan menyapu daratan ini”, pesan sang Naga.

Sultan Alam menitikan air mata mendengar pesan dari naga sahabatnya,” Baiklah sahabatku, aku akan sampaikan pesanmu ini kepada rakyatku.

Maka pada waktu yang sudah di tentukan terjadilah pertarungan yang sengit antara naga Sabang dan kedua raksasa di tepi pantai. Sultan dan rakyat kedua kerajaan menyaksikn pertarungan seru tersebut dari kejauhan. Pada suatu kesempatan raksasa Selawah Inong berhasil menebas pedangnya ke leher sang naga.

Kemudian raksasa seulawah Agam mengangkat tubuh naga itu dan berteriak,” Weehh!”, sambil melemparkan tubuh naga  itu sejauh-jauhnya, maka tampaklah  tubuh naga itu jatuh terbujur di laut lepas.

Sejenak semua orang terdiam, kemudia sultan Alam berteriak sambil melambaikan tangan ke tubuh naga yang terbujur jauh di tengah laut, “Sabaaaaang!, sabaaaang!, sabaaang!” panggil Sultan Alam.

“Wahai Sultan Alam, tidak usah kau panggil lagi naga itu!, dia sudah mati …..itu ulee leue”, Teriak Sultan Daru dari seberang selat sambil menunjukan kearah kepala naga sabang yang tergeletak di pinggir pantai.

Tiba-tiba kedua pulau bergerak saling mendekat dan berbenturan sehingga terjadilah gempa yang sangat keras, tanah bergoyang kesana-kemari, tak ada yang mampu berdiri, kedua raksasa sakti jatuh terduduk di pantai.

Tak lama setelah gempa berhenti, air laut surut jauh sekali sehingga ikan-ikan bergeleparan di pantai. Sultan Daru dan rakyatnya bergembira ria melihat ikan-ikan yang bergeleparan mereka segera memungut ikan-ikan tersebut, sedangkan sultan Alam dan rakyatnya segera berlari menuju gunung yang tinggi sesuai pesan dari naga Sabang.

Tak lama kemudian datanglah gelombang yang sangat besar menyapu pulau Andalas. Sultan Daru dan rakyatnya yang sedang bergembira di  hantam oleh gelombang besar itu, kedua raksasa sakti juga dihempas oleh gelombang besar sampai jauh kedaratan. Rumah-rumah hancur, hewan ternak mati bergelimpangan, sawah-sawah musnah, desa dan kota hancur berantakan. Sedangkan Sultan Alam dan rakyatnya menyaksikan kejadi mengerikan tersebut dari atas gunung yang tinggi.

Sejak saat itu pulau Andalas menyatu di bawah pimpinan sultan Alam yang Adil dan bijaksana. Mereka membangun kembali desa-desa dan kota-kota yang hancur, kemudian Sultan Alam membangu sebuah kota kerajaan di dekat bekas kepala naga, kota itu di beri nama Koeta Radja dan pantai bekas kepala naga itu di sebut Ulee leue (kepala ular). Sedangkan tempat kedua raksasa sakti itu terkubur diberi nama Seulawah Agam dan Seulawah Inong. Sedangkan pulau yang tebentuk dari tubuh naga di sebut pulau Weh (menjauh) atau pulau Sabang

Surat Dari Che Guevara Untuk Kawan-kawan Muda

Surat dari Che Guevara, untuk Kawan-kawan Muda
 

Kami percaya bahwa perjuangan revolusioner adalah suatu perjuangan yang sangat panjang, sangat sulit. Sulit, tetapi jelas tidak berarti mustahil, bahwa suatu kemenangan revolusi di suatu negara hanya akan terjadi di negara itu saja.
(Che Guevara)

Kalau aku boleh memilih untuk berjuang, mungkin saat ini aku ingin tinggal bersama kalian. Melewati jalanan yang padat lalu lintas, dengan iring-iringan spanduk yang panjang, kalian ketuk nurani para penguasa. Kaum yang berbaju megah, berkendaraan bagus dan punya mobil mengkilap. Kalian pertaruhkan segalanya, kesempatan untuk hidup senang, kemapanan pekerjaan, dan sekolah yang kini kian mahal. Buang segala teori sosial yang ternyata tak bisa membaca kenyataan. Keluar kalian dari training-training yang pada akhirnya tidak membuat kita paham dan mau membela orang miskin. Kupilih tinggal serta berjuang di hutan karena di sana aku kembali mendengar rintih dan suara orang yang hidupnya menderita.

 

Andaikan aku masih diberi kesempatan untuk kembali ke negerimu pastilah aku enggan untuk duduk di kursi. Akan aku habiskan waktuku untuk mengelilingi kotamu yang padat dengan orang miskin. Akan kusapa setiap anak lapar yang menjinjing bekas botol minuman untuk mendapat uang receh. Akan aku datangi para nelayan yang kini lautnya dipenuhi oleh pipa-pipa gas perusahaan asing. Akan kubantu para buruh bangunan yang menghabiskan waktunya untuk memanggul alat-alat berat. Dan akan kutemani para buruh pabrik yang masih saja diancam oleh PHK. Tentu aku akan mendatangimu anak muda, yang resah dengan kenaikan BBM atau proyek pendidikan yang kian hari kian mahal. Kurasa aku tidak bisa istirahat jika tinggal di negerimu.

 

Kalau aku boleh memilih untuk melawan, mungkin sekarang ini aku akan duduk bersama kalian. Aku akan bilang kalau perjuangan bukan saja melalui tulisan, puisi, buku, apalagi setajuk proposal! Perjuangan butuh keringat, pekikan suara, dan dentuman kata-kata. Kita bukan melawan seekor siput tapi buaya yang akan menerkam jika kita lengah. Hutan rimba mengajariku untuk tidak mudah percaya pada mulut-mulut manis. Hutan rimba mendidikku untuk tidak terlalu yakin dengan janji. Aku sudah hapal mana tabiat srigala dan mana watak kelinci. Kalau kau baca tulisanku, mustinya kau bisa meyakini, kalau kekuasaan hanya bisa bertahan selama kita mematuhinnya. Kekuasaan bisa bertahan selama mereka mampu menebar ketakutan. Dan aku sejak dulu dididik untuk selalu sangsi dan curiga pada penguasa!

 

Kalau aku bisa memilih, mungkin sekarang aku ingin berjalan dengan kalian. Menonton orang-orang pandai berdebat di muka televisi atau aktivis yang melacurkan keyakinannya. Ngeri aku menyaksikan orang-orang pandai yang berbohong dengan ilmunya. Sederet angka dibuat untuk membuat orang percaya bahwa si miskin makin hari makin berkurang. Menonton aktivis senior yang kini juga berebut untuk duduk jadi penguasa. Katanya: di dalam kekuasaan tidak ada suara rakyat maka kita mengisinya. Aku bilang, itulah para pembual yang yakin jika perubahan bisa muncul karena kita duduk di belakang meja. Demokrasi acapkali berangkat dari dalil yang naif seperti itu. Aku sayangnya tak lagi bisa memilih, untuk berdiri dan berbincang dengan kalian semua.

 

Anak muda, aku telah tuliskan puluhan karya untuk menemanimu. Dibungkus dengan sampul wajahku, yang tampak belia dan mungkin tampan, aku tuangkan pesan kepada kalian. Keberanian yang membuat kalian akan tahan dalam situasi apapun! Hutan melatihku untuk percaya kalau kemapanan, kenikmatan badaniah, apalagi kekayaan hanya menjadi racun bagi tubuh kita. Kemapanan membuat otakmu makin lama makin bebal. Kau hanya mampu mengunyah teori untuk disemburkan lagi. Kemapanan membuat hidupmu seperti seekor ular yang hanya mampu berjalan merayap. Kekayaan akan membuat tubuhmu seperti sebatang bangkai. Hutan melatihku untuk menggunakan badanku secara penuh. Kakiku untuk lari kencang bila musuh datang dan tanganku untuk mengayun pukulan jika aku diserang. Anak muda, nyali sama harganya dengan nyawa. Jika itu hilang, niscaya tak ada gunanya kau hidup!

 

Keberanian itu seperti sikap keberimanan. Jika kau peroleh keberanian maka kau memiliki harga diri. Sikap bermartabat yang membuatmu tidak mudah untuk dibujuk. Hutan membuatku selalu awas dengan ketenangan, kedamaian, dan cicit suara burung. Hutan melatihku untuk sensitif pada suara apa saja. Jangan mudah kau terpikat oleh kedudukan, pengaruh, dan ketenaran. Kedudukan yang tinggi akan membuatmu seperti manusia yang diatur oleh mesin. Kutinggalkan jabatan menteri karena hidupku menjadi lebih terbatas dan ruang sosialku dipenuhi oleh manusia budak, yang bergerak kalau disuruh. Apalagi ketenaran hanya akan mendorongmu untuk selalu ingin menyenangkan semua orang, membuat lumpuh energi perlawananmu. Ingat, racun segala perubahan ketika dirimu merasa nyaman.

 

Rasa nyaman yang kini kusaksikan di sekelilingmu. Anak-anak muda yang puas menjadi pekerja upahan sambil menyita tanah sesamanya. Ada anak muda yang duduk di parlemen malah minta tambahan gaji! Anak muda yang lain dengan tenaganya menyumbangkan diri untuk menjadi preman bagi kekuasaan bandit. Bahkan pendidikan hukum mereka gunakan untuk membela kaum pengusaha ketimbang orang miskin. Anak-anak muda yang banyak lagak ini memang tidak bisa dibinasakan. Mereka hidup karena ada kemiskinan, keculasan kekuasaan, dan lindungan proyek lembaga donor. Aku enggan untuk berjumpa dengan anak muda yang hanya mengandalkan titel, keperkasaan, dan kelincahan berdebat. Aku ragu apakah mereka mampu serta sanggup untuk melawan arus.

 

Arus itulah yang kini menenggelamkan nyali kita semua. Murah sekali harga seorang aktivis yang dulu lantang melawan, tapi kini duduk empuk jadi penguasa. Murah sekali harga idealisme seorang ilmuwan yang mau menyajikan data bohong tentang kemiskinan. Murah sekali harga seorang penyair yang mau rame-rame mendukung pencabutan subsidi. Aku gusar memandang negerimu, yang tidak lagi punya ksatria pemberani. Seorang kstaria yang mau hidup dalam kesunyian dan dengan gagah meneriakkan perlawanan. Tulisan adalah senjata sekaligus bujukan yang bisa menghanyutkan kesadaran perlawanan. Kau harus berani mempertahankan nyalimu untuk selalu bertanya pada kemapanan, kelaziman, dan segala bentuk pidato yang disuarakan oleh para penguasa.

 

Yang kauhadapi sekarang ini adalah sistem yang kuncinya tidak terletak pada satu orang. Kau berhadapan dengan dunia pendidikan yang menghasilkan ilmu tentang bagaimana jadi budak yang baik. Kau kini bergulat dengan teman-temanmu sendiri yang bosan hidup berjuang tanpa uang. Kau sebal dengan parlemen yang dulu ikut kau pilih, tetapi kini tambah membuat kebijakan yang menyudutkan rakyat. Kau perlahan-lahan jadi orang yang hanya mampu melampiaskan kemarahan tanpa mampu untuk merubah. Kau kemudian percaya kalau pemecahannya adalah melalui mekanisme, partisipasi, dan dukungan logisistik yang mencukupi. Kau diam-diam tak lagi percaya dengan revolusi. Kau yakin perubahan bisa berjalan kalau dijalankan dengan berangsur-angsur dan membuat jaringan. Gerakanmu lama-lama mirip dengan bisnis MLM.

 

Saudaraku yang baik! Hukum perubahan sosial sejak dulu tidak berubah. Kau perlu dedikasikan hidupmu untuk kata yang hingga kini seperti mantera: lawan! Lawanlah dirimu sendiri yang mudah sekali percaya pada teori perubahan sosial yang hanya cocok untuk didiskusikan ketimbang dikerjakan. Lawanlah pikiranmu yang kini disibukkan oleh riset dan penelitian yang sepele. Kemiskinan tak usah lagi dicari penyebabnya tapi cari sistem apa yang harus bertanggung jawab. Ajak pikiranmu untuk membaca kembali apa yang dulu kukerjakan dan apa yang sekarang dikerjakan oleh gerakan sosial di berbagai belahan dunia. Gabungkan dirimu bukan dengan LSM, tapi bersama-sama orang miskin untuk bekerja membuat sistem produksi. Tak ada yang bermartabat dari seorang anak muda, kecuali dua hal: bekerja untuk melawan penindasan dan melatih dirinya untuk selalu melawan kemapanan.